SOP Sesi Chat Tim AI

Aturan SESI CHAT untuk semua staf AI (Akbar, Ary, Opi, Devi, Dika, Eko): satu sesi tetap per peran, kapan & bagaimana sesi direset, isi berkas serah-terima, dan cara melanjutkan sesudahnya. Dipisah dari SOP Memori atas permintaan Pak Adi 14/10/2026. Dasar: Pak Adi 13/10 (sesi persisten, reset tiap ≥200rb token; serah-terima pendek ≤3 KB). Memori (di mana catatan disimpan, bentuknya, cara isi/ambil) ada di halaman SOP Memori.

Isi:
1. Prinsip2. Identitas sesi3. Batas & cara mengukur4. Sebelum reset5. Berkas serah-terima6. Reset (/clear)7. Sesudah reset8. Skrip penjaga9. Pesan masuk ke sesi10. Larangan

1. Prinsip

Tiap peran memakai SATU sesi chat TETAP (persisten) yang terus hidup. Sesi tidak dibuka-tutup per orang, per grup, atau per tugas.

2. Identitas sesi: dari mana tahu sesi ini Ary/Dika/Eko

3. Batas & cara mengukur panjang sesi

4. Sebelum reset (WAJIB, urut)

  1. Selesaikan dulu balasan pelanggan yang setengah jadi. Jangan reset di tengah melayani.
  2. Pastikan hal penting sudah tertulis di SOP/berkas yang tepat — bukan cuma di chat. Ada aturan/cara baru yang belum tertulis → tulis ke SOP dulu.
  3. Catat cron & tugas latar. Terbukti 13/10: cron dan tugas latar TIDAK hilang saat /clear, dan notifikasinya masuk ke sesi baru. Agent latar yang masih jalan → tunggu selesai, atau tulis tugasnya di serah-terima.
  4. Tulis ULANG UTUH berkas serah-terima (§5).
  5. Jalankan skrip reset (§8) lalu akhiri giliran — jangan mulai pekerjaan baru.

5. Berkas serah-terima

Templat (4 butir)

# SERAH-TERIMA <NAMA> — <tgl> ±<jam> WIB
1. Identitas: <nama, peran 1 kalimat>. Aturan: <folder>/CLAUDE.md. Resep: <berkas SOP/resep>.
2. Alat: nyalakan sesuai <resep> §<n> (cek ps + CronList dulu, jangan ganda).
   Hanya HAL BARU: mana yang sudah mati / ID cron / path hitungan sementara.
3. Pekerjaan berjalan:
   | Apa | Untuk/oleh siapa | Langkah berikut | Path hasil |
4. Menunggu siapa: <Pak Adi / owner / staf / pelanggan> — hal apa (1 baris per hal).

Cek sebelum reset

Ukuran ≤3 KB · tak ada paragraf "cara" (kalau ada → pindah ke SOP) · tiap baris butir 3 punya langkah berikut yang bisa langsung dikerjakan.

6. Reset (/clear)

  1. Ketik /clear di terminal sesi (oleh skrip penjaga — §8 — atau manual bila skrip belum ada).
  2. Lalu kalimat pembuka, contoh:
    Kamu <Nama>. Baca <path SERAH_TERIMA> lalu nyalakan alat sesuai bagian 2 dan lanjutkan kerja.

7. Sesudah reset

  1. Baca serah-terima dulu (bukan menebak dari ingatan).
  2. Cek proses latar (ps) + CronList DULU; nyalakan hanya yang belum ada. Jangan ganda — dua penunggu WA bisa rebutan pesan.
  3. Nyalakan lagi pemantau panjang sesi (§8) — pemantau lama sudah keluar.
  4. Lanjutkan pekerjaan dari butir 3 serah-terima; lapor singkat ke manajer bila diminta.

8. Skrip penjaga (reset otomatis)

Jebakan teruji

9. Pesan masuk ke sesi

Alur CS (contoh Budi chat)

  1. WA masuk → penunggu (skrip yang berjaga) membangunkan sesi CS tetap.
  2. Sesi cari kode_orang dari nomor WA (belum ada = dibuat).
  3. Ambil paket: profil terbaru + tahap produk + kartu PK yang relevan menurut makna pesannya (bila perlu) — rincian di SOP Memori §8b.
  4. Jawab.
  5. Bila ada hal baru (keberatan, rencana, janji): tulis profil versi baru / baris tugas FU saat itu juga.

Pesan beruntun dalam 30–60 detik tetap digabung jadi satu panggilan.

Grup WA

10. Larangan